• سبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ المَلاَئِكَةِ وَالرُّوحِ

    Ilahi! Tuhanku, Tuhan para Malaikat dan Ruhul Qudus! Tuhan yang memiliki pasukan suci, disisi-Nya Jibril, Mikail, Israfil, dan Azrael! Tuhanku, Maha suci dan Maha tinggi, pekernankan munajatku, Ilahi!

    Tuhanku! Amat besar besar dosaku. Jangan kau hukum hatiku dengan penyakit hati akibat dosaku sendiri, ya Tuhan. Tuhanku engkau tahu apa yang tersembunyi di dadaku, jikalau Engkau hendak mencelakanku, gelap jalanku dan terjatuhlah aku akibat sakit akalku mencintai hamba-Mu! Ini semua bukan salah sahabat yang kucintai, ini semua karena banyaknya dosaku, Tuhanku. Karena itu, ya Tuhanku, ampunilah aku dengan sempurna dan sempurnakanlah hikmat-Mu sampai habis hayatku, dan jangan Engkau cabut apa yang Engkau berikan kepadaku!

    Tuhanku, Engkau yang telah menurunkan takdir kepada hatiku, sehingga hatiku dapatlah cenderung dan mencintai sesama. Ya Tuhanku, berikanlah hatiku pakaian cinta yang tidak akan usang dan luntur pakaian itu. Tuhanku, Engkau tak pernah menciptakan dua hati di dalam dada manusia. Akankah kau hukum aku jika di dalam hatiku selalu terbayang wajah seseorang?

    Patutkah aku disebut setia ya Ilahi, jika ada wajah selain Engkau di dalam hatiku? Padahal Engkau jua tempat pulang ketika semua yang kucintai di dunia ini membuatku putus asa! Akankah kau hukum aku karena cintaku kepada hamba-Mu padahal bibirku masih setia memohon ampun kepada Engkau? Akankah Engkau patahkan hatiku kembali karena cintaku kepada hamba-Mu padahal aku pun cinta karena Engkau dan benci karena Engkau?

    Ternyata memang aku tetaplah aku, yang dapat terjatuh kembali ke jurang kesalahanku. Tapi, Engkau tetaplah Engkau, ya Ilahi! Engkau yang menunjukkan aku pulang ke depan pintu ampunanmu. Ampuni aku ya Ilahi, gantilah sekiranya dengan hasanah, taufik, hidayah agar aku dapatlah mengingat engkau selalu.

    Tuhanku, aku telah melihat tanda dan pesan Engkau. Maka itu, berikan aku segenap pertolongan-Mu ya Ilahi! Engkaulah yang memberiku kebijaksanaan dan memberikan taufik untuk berdoa. Aku tidak pernah bosan mendoakan sahabatku yang kucintai, empat tahun telah berlalu, tetapi doaku tetaplah sama, ya Ilahi! Mengapa Engkau kehendaki aku dapat terus mendoakannya padahal Engkau mengetahui bagaimana kondisiku? Apakah Engkau yang lebih cinta kepadanya daripada cintaku sendiri?

    Ya Ilahi, aku benar-benar menginginkan keselamatan dan kebaikan untuknya. Berkatilah ikatan persahabatan dan cinta kami agar tidak ada dosa yang menodainya. Akankah Engkau mencabut cintaku kepadanya akibat kecewa dan putus asa padahal sejatinya ia cinta yang suci? Engkaulah yang telah mengilhamiku untuk berdoa untuknya, agar dia ditunjukki jalan kebenaran, sehingga ia berhati suci, jujur, setia, murni, dan dihapuskan dosa-dosanya.

    Ya Ilahi, aku memohon dengan bantuan para Malaikat-Mu yang suci dari sisimu, agar mereka membimbing dan menjagaku, membantuku mengambil keputusan. Aku akan menurut dengan segala kehendak Engkau ya Ilahi.

    Semoga kedamaian dan keselamatan ditunjukkan bagiku, bagi ibu dan keluargaku, bagi sahabatku yang kucinta, keturunanku kelak serta seluruh muslimin!

    Semoga bahagia dan cinta meliputi mereka selalu sampai mereka pulang ke kampung akherat kelak.

    Shalawat dan salam atas Nabi Muhammad saw., Nabi yang telah menunjukkan semua kedalam agama cinta. Ya Ilahi, dari segala yang tercinta, memang Engkaulah Cinta Sejati. Aku cinta karena Engkau beri, maka janganlah Engkau cabut cinta yang kau beri di hatiku ya Ilahi. Dan kumpulkanlah kami semuanya dengan yang dicinta di rumah keabadian kelak. Amat tinggi dan suci Engkau ya Tuhan, yang memiliki malaikat yang amat suci dan kuat, yang tiap hari tak ada hentinya mensucikan nama Engkau.

    Aamiin!


  • Le mariage est nécessaire à celui qui peut choisir. Quant à moi, je n’ai pas le choix de ma vie. Je suis à mon Seineur et c’est dans son ombre que je m’accomplis et me fonds.

    ‘I always dream of wearing shoes. In dream, I see myself wearing black and white shoes and I see my friend wearing dark green shoes. What does it mean?’

    And she answered, ‘Shoes in dreams indicates ones marriage partner. It depends on the color and type of the shoes you wear. If you see yourself wearing black shoes, then it means your partner is finnacially stable, but black shoes in dream could means good and bad. Pray to Allah, May Allah grant you good partner. And green shoes it means, your friend (he) will marry a religious and virtous woman.’ and she asked me, ‘What kind of shoes are you wear in dream? Do the shoes fit in your feet?’

    ‘How about white shoes? I always see myself wearing a sketch shoes and it fits in my feet, And I see him wearing an vintage shoes, kind of same as oxford shoes maybe?’

    ‘Your marriage partner must be someone who sporty, maybe he likes sports or has a good health. While, your friend will marry an old soul woman, someone who wise and loves wisdom and knowledge. A white shoes it indicates good partner, someone who kind and has a good heart, or it could means your marriage is near and has been written. It is fate. if the shoes is fit your feet, then it means good, your partner is match for you.’

    ‘I guess I know what it means. I know who he is, and I know who she is. My Lord always give me a sign that my marriage is near. I wonder, is this fate? or will the future change?’

    You’re clairvoyance. You have seen the future. and now, Allah has given you sign.’

    What meant for me will come to me. Even when i hide, surely he will found me again. Just let it be. I know my friend is a mystery, sent to me by God. I don’t know, somehow I can see his future. I dream about his mother, his house, his family. Even when I hate him, I still dream about kissing his cheek. The interpreter says the cheek means love and affection, or it means ‘I care and I love.’

    What a mystery, my friend!

    I want to tell my friend about his future, but i guess.. He will know someday.
    That’s why I told my friend, ‘wait until God revealed His future.’