Merdeka dari Pengaruh Perempuan

By

Seorang budiman berpendapat bahwa yang sebaik-baiknya seorang yang merdeka ialah mereka yang merdeka dari pengaruh perempuan. orang yang hanya memandang perempuan sebagai tujuannya saja, salahlah ia dalam memilih keputusan itu. Orang yang telah terpengaruh oleh seorang perempuan, lalu dipandang perempuan itu barang sebuah kemenangan sejati, maka alamat kemerdekaannya telah hilang.

Orang tak boleh lupa kepada tabiat seorang perempuan, yaitu egoistis (mementingkan keperluan diri sendiri). Perempuan suka jadi perhatian laki-laki. Kalau perempuan sangatlah cinta kepada seorang laki-laki, kadang pula ia gunakan laki-laki sebagai tangganya untuk mencapai maksudnya. Dia hendak menenggelamkan hati laki-laki dan akalnya ke dalam pelukannya. perempuan pula tak sanggup berpikir sedalam-dalamnya yang berhubungan dengan umum, ia hanya sanggup memikirkan hal umum kalau pula disana ia mendapat untung diri.

Di dalam hubungan dengan perempuan itu sifatnya teguh namun memabukkan pula. dalam hubungan itu, ia mengikhtiarkan supaya tabiat laki-laki sama dengannya, berusaha supaya akal laki-laki pun sama dengannya. Kemerdekaanmu pula digunakan oleh perempuan semata-mata untuk barang yang dicarinya. setelah itu, jatuhlah kemerdekaan Tuan-tuan sekalian.

Sebab itulah Tuan-tuan, berhati-hatilah dengan perempuan. Jangan tuan lupakan tabiat seorang perempuan dunia ini. menurut perempuan, sikap itulah lantaran ia cinta kepada Tuan. Namun, tuan tidak sadar bahwa cintanya itu membunuh kemerdekaan Tuan. Dia cinta kepada engkau, lantaran cintanya itulah janganlah hendaknya engkau lepas dari pelukannya. Dan kalau engkau tidak lepas dari pelukannya, tidaklah engkau merdeka dalam menyatakan pendirian dan pikiran.

Orang perlulah berjuang dalam beradab, bergaul dan berbudi dalam menghadapi perempuan. Tidak semua cinta seorang perempuan itu baik bagi Tuan dan bukanlah berarti akal pemikiran perempuan seluruhnya buruk bagi Tuan. sebaiknya ditimbang pula tabiat perempuan itu dengan sebaik-baiknya. berhati-hati pula dalam menghadapkan pikirannya, walaupun wajah perempuan itu kadang pula memberikan inspirasi kepada Tuan, tapi kalaulah sudah terpaku kesana, alamat kecantikannya dan semangat kebendaan yang melingkungi perempuan, akan melemahkan kemerdekaan pikiran Tuan.

musuh sebesar-besarnya laki-laki ialah kecantikan perempuan itu sendiri. seperti kata seorang penulis roman, Gustave Flaubert, “Kecantikan perempuan adalah musuh yang sebesar-besarnya dari kemerdekaan seorang laki-laki. Orang yang tidak hati-hati tentu diancam oleh kecelakaan. Ketika itu musnahlah dan habislah mahkota laki-laki yang semahal-mahalnya”

Mahkota laki-laki itu ialah kemerdekaan laki-laki dalam memilih keputusan, kebebasan berpikir, kebebasan akal serta menyatakan sebuah pendapat dan keyakinan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *